Pembakaran Sempurna Mesin Bisa Dilihat Dari Kondisi Busi

Memiliki kendaraan yang irit namun juga bertenaga menjadi keinginan banyak orang. Tetapi, irit lebih mengarah ke pengurangan yang imbasnya ada pada performa mesin lebih rendah sementara bila ingin mesinnya lebih bertenaga maka bensinya menjadi lebih boros.

Bagaimana dengan teknologi injeksi ?

Sistem injeksi yakni solusi atas masalah diatas, dimana gabungan udara dan bensin yang masuk ke ruang bakar dikelola secara real-time oleh teknologi berbasis komputer.

Hasilnya, pembakaran didalam mesin lebih tepat sehingga mesin lebih efisien (sebanding antara ekonomis dan power).

Namun, apa pembakaran yang efisien cuma terdapat pada injeksi ? bagaimana dengan tata cara karburator ? apa bisa menerima pembakaran yang lebih sempurna ?

Secara biasa , efisiensi pembakaran mesin itu dipengaruhi oleh perbandingan kadar udara dan bahan bakar yang masuk ke ruang bakar. Sistem injeksi atau tata cara karburator itu hanyalah alat untuk mencampurkan dua molekul tersebut.

Makara, asal campurannya pas maka baik injeksi maupun karburator bisa menemukan pembakaran yang tepat.

Lalu apa ciri- ciri pembakaran yang cocok ?

Ternyata, kita mampu mengetahui apakah pembakaran mesin berjalan efisien atau tidak dari elektroda busi.

Secara biasa ada tiga kondisi yang sering ditemui pada elektroda busi.

1. Elеktrоdа buѕі bеrwаrnа соkеlаt


Warna cokelat pada elektroda busi membuktikan bahwa pembakaran didalam mesin itu berlangsung secara sempurna atau efisien. Warna cokelat disini mampu beragam, lazimnya cokelat seperti the.

Ini membuktikan gabungan udara dan bensin pada mesin, telah tercampur secara ideal.

2. Elеktrоdа buѕі bеrwаrnа hіtаm реkаt


Warna hitam pekat pada elektroda busi menerangkan adanya kelebihan bahan bakar, maka ini bisa diartikan adonan bensin lebih boros atau lebih kaya, sehingga pembakarannya pun kurang efisien.

Pada pembakaran mirip ini, lazimnya asap knalopot bacin bensin serta kadang mengeluarkan asap hitam.

Memang, ini membuat mesin lebih powerful tetapi efeknya busi cepat mati, lebih boros bensin, serta akselerasi menjadi lebih berat.

3. Elеktrоdа buѕі bеrwаrnа рutіh


Warna putih pada elektroda busi menjelaskan adonan bensin yang kurus atau kurang dari kadar normalnya. Kondisi ini menunjukan bahwa bensin yang masuk ke ruang bakar lebih sedikit dibandingkan normalnya.

Akibatnya, mesin akan lebih sukar dihidupkan serta mesin gampang mati sendiri.

Lalu bagaimana cara menciptakan pembakaran mesin lebih tepat ?

Kalau masih pakai karburator, kita bisa mengendalikan adonan udara dan bensin ini dengan mengubah ukuran pilot jet pada karburator sepeda motor. Dalam ranah adaptasi, biasanya ada kombinasi ukuran pilot jet, ada yang lebih besar untuk memperbanyak gabungan bensin juga bisa diganti yang lebih sempit untuk memperirit bensin.

Tetapi jikalau injeksi, sepertinya sulit kecuali anda bisa me-remap ECU pada metode injeksi. Namun, metode injeksi sudah dibentuk secara default untuk mencapai pembakaran yang tepat. Ketika anda menjumpai keadaan busi yang lebih putih, mampu jadi itu alasannya ada sumbatan pada selang bensin.

Bisa dari fuel pump, atau dari injektor. Kaprikornus cara yang mampu anda ambil, ialah dengan melakukan flushing tata cara injeksi.

Jangan lupa gunakan bensin dengan oktan yang pas dengan tekanan kompresi kendaraan anda. karena jenis bensin yang digunakan juga mensugesti pembakaran mesin.

Post a Comment for "Pembakaran Sempurna Mesin Bisa Dilihat Dari Kondisi Busi"