4 Penyebab Kopling Lengket dan Solusinya
Kopling digunakan untuk memisahkan putaran mesin dengan transmisi, sehingga ketika kita akan memindahkan gigi, kendaraan beroda empat tidak terhentak akhir poros mesin yang berputar.
Kopling akan melakukan pekerjaan dikala kita menginjak pedal kopling. Saat ini, sambungan antara plat kopling dan plat penekan akan merenggang sehingga putaran mesin tidak hingga memutar poros transmisi.
Tapi ketika kita melepaskan injakan pedal kopling, plat kopling dan plat penekan kembali terhubung sehingga putaran mesin bisa kembali dihubungkan.
Permasalahan kopling lengket terjadi dikala pedal kopling diinjak yang harusnya terbebas justru tetap terhubung. Ini akan menjadikan putaran mesin dan transmisi tidak terbebas dengan sempurna sehingga kita akan kesusahan memindahkan gigi.
Lalu apa yang menjadikan hal itu ?
Mari kita diskusikan secara detail dibawah plus solusinya.
Ada beberapa hal yang mampu menyebabkan kopling lengket, antara lain ;
1. Kорlіng tеrеndаm аіr
Kopling kendaraan beroda empat itu bersifat kering yang artinya kopling ini melakukan pekerjaan tanpa memerlukan cairan pelumas terlebih air. Pada berbagai jenis kopling air justru akan kian memperburuk kondisi kopling.
Hal ini alasannya yaitu material asbes yang menjadi bahan dasar kampas kopling kurang baik bila terkena air. Sehingga kampas kopling justru tetap menempel pada plat penekan meski plat penekan sudah direnggangkan.
Masalah ini biasanya timbul setelah anda menerjang genangan banjir. Kalau hanya dicuci, air tidak akan masuk ke daerah tinggal kopling. Tapi dikala menerjang banjir terlebih hingga membenamkan setengah roda maka air sangat memiliki peluang masuk ke daerah tinggal kopling.
2. Mоbіl tіdаk dіраkаі dаlаm wаktu уаng сukuр lаmа
Mobil-kendaraan beroda empat yang di anggurkan dalam waktu yang cukup lama (lazimnya hingga tahunan) akan muncul problem dikala akan dipakai lagi. Salah satunya di sektor kopling.
Ini terjadi alasannya adalah dikala kendaraan beroda empat tidak dipakai, kondisi kampas kopling terus stress (alasannya yakni secara default dikala kendaraan beroda empat tidak dipakai kampas kopling memang tertekan). Tapi ini terjadi dengan waktu yang cukup lama.
Dipengaruhi juga dengan faktor cuaca, maka kopling cenderung akan lengket. Kaprikornus sewaktu kita menekan pedal kopling akan terasa sungguh keras bahkan kopling sungguh-sungguh tidak bisa dioperasikan.
Hal itu, bisa disebabkan banyak faktor. Pertama dari master silinder yang berkarat akan mengganggu pergerakan pedal kopling. Selain itu, dari segi kampas kopling sendiri akan melekat ke plat penekan sehingga cukup berat dikala kita menginjak pedal kopling.
3. Kаmраѕ kорlіng ѕudаh hаbіѕ
Ketika kampas kopling akan habis, maka akan muncul beberapa gejala seperti loss power, gigi sukar dimasukan dan kopling yang kadang kala keras.
Kopling keras dan sulit oper gigi disebabkan alasannya plat kopling dan plat penekan tidak terbebas dengan sempurna sewaktu pedal kopling diinjak alias lengket.
Penyebabnya, alasannya sudah tidak ada lagi lapisan kampas yang melapisi plat kopling. Sementara materi dari plat kopling juga logam, maka dikala plat kopling bergesekan dengan plat penekan yang juga berbahan logam akan menjadikannya aus dan bahkan melekat.
Saat ini anda akan mencium amis terbakar yang cukup menyengat dari bagian kolong kendaraan beroda empat. Dan ketika dibongkar, plat kopling akan gosong.
4. Plаt kорlіng аtаu flуwhееl оlеng
Plat kopling oleng artinya kondisi plat kopling tidak lurus 0 derajat saay berputar alias oleng. Keolengan plat kopling ini akan menimbulkan kopling tetap terhubung meski plat penekan sudah direnggangkan.
Hal ini terjadi lantaran ada bagian kopling yang terbebas tetapi ada juga bagian yang masih melekat sehingga akan menyusahkan kita ketika akan oper gigi.
Selain plat koplingnya, plat penekan serta flywheel juga bisa oleng. Oleh alasannya yakni itu, duduk perkara ini tergolong serius meski jarang terjadi.
Untuk penyebab satu dan dua, kita bisa memaksa kopling untuk terbebas dengan pinjaman putaran mesin. Caranya dengan menghentakan plat kopling memakai putaran mesin.
Pertama posisikan kendaraan beroda empat diarea terbuka, lalu masukan gigi pada gigi satu atau dua dan nyalakan mesin. Saat mesin dihidupkan dalam posisi gigi masuk, maka kendaraan beroda empat akan terhentak. Hentakan itu juga mampu membuat kopling kembali terbebas.
Namun untuk penyebab ketiga dan keempat, rasanya kopling tetap lengket apabila menggunakan cara diatas,
Karena kondisi plat kopling memang telah tidak cantik dan perlu diganti. jadi jikalau hingga 5 kali proses diatas tidak membuahkan hasil, mau tak inginanda mesti membongkar kopling mobil anda.
Kopling akan melakukan pekerjaan dikala kita menginjak pedal kopling. Saat ini, sambungan antara plat kopling dan plat penekan akan merenggang sehingga putaran mesin tidak hingga memutar poros transmisi.
Tapi ketika kita melepaskan injakan pedal kopling, plat kopling dan plat penekan kembali terhubung sehingga putaran mesin bisa kembali dihubungkan.
Permasalahan kopling lengket terjadi dikala pedal kopling diinjak yang harusnya terbebas justru tetap terhubung. Ini akan menjadikan putaran mesin dan transmisi tidak terbebas dengan sempurna sehingga kita akan kesusahan memindahkan gigi.
Lalu apa yang menjadikan hal itu ?
Mari kita diskusikan secara detail dibawah plus solusinya.
Pеnуеbаb Kорlіng Lеngkеt
Ada beberapa hal yang mampu menyebabkan kopling lengket, antara lain ;
1. Kорlіng tеrеndаm аіr
Kopling kendaraan beroda empat itu bersifat kering yang artinya kopling ini melakukan pekerjaan tanpa memerlukan cairan pelumas terlebih air. Pada berbagai jenis kopling air justru akan kian memperburuk kondisi kopling.
Hal ini alasannya yaitu material asbes yang menjadi bahan dasar kampas kopling kurang baik bila terkena air. Sehingga kampas kopling justru tetap menempel pada plat penekan meski plat penekan sudah direnggangkan.
Masalah ini biasanya timbul setelah anda menerjang genangan banjir. Kalau hanya dicuci, air tidak akan masuk ke daerah tinggal kopling. Tapi dikala menerjang banjir terlebih hingga membenamkan setengah roda maka air sangat memiliki peluang masuk ke daerah tinggal kopling.
2. Mоbіl tіdаk dіраkаі dаlаm wаktu уаng сukuр lаmа
Mobil-kendaraan beroda empat yang di anggurkan dalam waktu yang cukup lama (lazimnya hingga tahunan) akan muncul problem dikala akan dipakai lagi. Salah satunya di sektor kopling.
Ini terjadi alasannya adalah dikala kendaraan beroda empat tidak dipakai, kondisi kampas kopling terus stress (alasannya yakni secara default dikala kendaraan beroda empat tidak dipakai kampas kopling memang tertekan). Tapi ini terjadi dengan waktu yang cukup lama.
Dipengaruhi juga dengan faktor cuaca, maka kopling cenderung akan lengket. Kaprikornus sewaktu kita menekan pedal kopling akan terasa sungguh keras bahkan kopling sungguh-sungguh tidak bisa dioperasikan.
Hal itu, bisa disebabkan banyak faktor. Pertama dari master silinder yang berkarat akan mengganggu pergerakan pedal kopling. Selain itu, dari segi kampas kopling sendiri akan melekat ke plat penekan sehingga cukup berat dikala kita menginjak pedal kopling.
3. Kаmраѕ kорlіng ѕudаh hаbіѕ
Ketika kampas kopling akan habis, maka akan muncul beberapa gejala seperti loss power, gigi sukar dimasukan dan kopling yang kadang kala keras.
Kopling keras dan sulit oper gigi disebabkan alasannya plat kopling dan plat penekan tidak terbebas dengan sempurna sewaktu pedal kopling diinjak alias lengket.
Penyebabnya, alasannya sudah tidak ada lagi lapisan kampas yang melapisi plat kopling. Sementara materi dari plat kopling juga logam, maka dikala plat kopling bergesekan dengan plat penekan yang juga berbahan logam akan menjadikannya aus dan bahkan melekat.
Saat ini anda akan mencium amis terbakar yang cukup menyengat dari bagian kolong kendaraan beroda empat. Dan ketika dibongkar, plat kopling akan gosong.
4. Plаt kорlіng аtаu flуwhееl оlеng
Plat kopling oleng artinya kondisi plat kopling tidak lurus 0 derajat saay berputar alias oleng. Keolengan plat kopling ini akan menimbulkan kopling tetap terhubung meski plat penekan sudah direnggangkan.
Hal ini terjadi lantaran ada bagian kopling yang terbebas tetapi ada juga bagian yang masih melekat sehingga akan menyusahkan kita ketika akan oper gigi.
Selain plat koplingnya, plat penekan serta flywheel juga bisa oleng. Oleh alasannya yakni itu, duduk perkara ini tergolong serius meski jarang terjadi.
Lаlu Bаgаіmаnа Sоluѕіnуа ?
Untuk penyebab satu dan dua, kita bisa memaksa kopling untuk terbebas dengan pinjaman putaran mesin. Caranya dengan menghentakan plat kopling memakai putaran mesin.
Pertama posisikan kendaraan beroda empat diarea terbuka, lalu masukan gigi pada gigi satu atau dua dan nyalakan mesin. Saat mesin dihidupkan dalam posisi gigi masuk, maka kendaraan beroda empat akan terhentak. Hentakan itu juga mampu membuat kopling kembali terbebas.
Namun untuk penyebab ketiga dan keempat, rasanya kopling tetap lengket apabila menggunakan cara diatas,
Karena kondisi plat kopling memang telah tidak cantik dan perlu diganti. jadi jikalau hingga 5 kali proses diatas tidak membuahkan hasil, mau tak inginanda mesti membongkar kopling mobil anda.
Post a Comment for "4 Penyebab Kopling Lengket dan Solusinya"
Berkomentar dengan bijak dan sesuai topik artikel.