4 Penyebab Mesin Motor Mati Saat Digas + Solusinya

Pernahkah anda mengalami kejadian dimana ketika anda akan menaikan gas motor, mesin datang-tiba brebet dan mati.

Masalah itu memang kerap terjadi pada motor-motor yang masih memakai karburator. Karburator sendiri ialah unsur yang berfungsi mengabutkan bensin kedalam intake manifold dengan kadar yang ideal secara konvensional.

Disebut kovensional lantaran prinsip kerja dari karburator ini masih menggunakan perbedaan tekanan didalam karburator. Sementara untuk motor-motor sekarang nyaris seluruhnya menggunakan injeksi yang sudah berstandar elektro.

Lalu, apa saja hal yang menjadikan motor mati dikala digas ? simak selengkapnya dibawah.

Pеnуеbаb Mеѕіn Mоtоr Mаtі Sааt Dіgаѕ


1. Mаіn jеt tеrѕumbаt

Main jet yaitu susukan bensin yang berfungsi mengabutkan molekul materi bakar dari ruang penampung bensin (ruang pelampung) didalam karburator menuju intake manifold.

Yang perlu dimengerti, ada dua saluran bensin didalam karburator yakni main jet dan pilot jet. Keduanya bergotong-royong sama saja yang membedakan cuma fungsinya. Pilot jet melakukan pekerjaan ketika idle atau kecepatan langsam sementara main jet melakukan pekerjaan dikala katup gas mulai terbuka.

Ketika main jet tersumbat, motor akan hidup dengan normal dikala langsam. Tapi begitu digas, suplai bensin dari main jet terputus sehingga mesin justru mati.

Untuk menangani dilema ini bergotong-royong cukup gampang, anda hanya perlu membersihkan main jet. Biasanya bubuk dan kotoran yang terbawa pedoman udara dari filter menyumbat terusan ini. Jadi untuk membersihkannya, anda perlu membongkar karburator dan bersihkan setiap saluran dengan ditiup atau disemprotkan carbon cleaner.

2. Kаrburаtоr kеmаѕukаn аіr

Air dan bensin sama-sama zat cair dan air mampu masuk kedalam metode bahan bakar motor lewat tanki bensin (air mampu berasal dari rembesan dari luar atau uap air didalam ruang tanki).

Saat air ini masuk ke karburator, air memang akan terpisah. Hanya saja dikala gas motor dinaikan, otomatis RPM mesin naik dan itu akan mempercepat kecepatan aliran bensin yang menuju intake manifold.

Disinilah air mampu terhisap dan masuk ke intake manifold, namun alasannya air bukan materi bakar mesin justru akan brebet dan kemudian mati.


Kejadian ini sebetulnya bisa diselesaikan dengan menguras ruang pelampung karburator dengan membuka sekrup yang ada pada mangkuk karbu. Tapi kalau ada lumayan banyak air didalam tanki, anda perlu menyedot tanki motor.

3. Kаrеt vаkum ѕоbеk (khuѕuѕ kаrburаtоr tіре vаkum)


Khusus untuk motor yang menggunakan karburator tipe vakum seperti Satria FU dan Megapro, motor yang brebet sampai mati saat digas umumnya disebabkan lantaran karet vakum yang sobek.

Karet ini berfungsi untuk mengangkat jarum skep sewaktu gas dinaikan. Ketika jarum skep terangkat, main jet akan terbuka. Tapi bila karet vakum sobek, jarum skep tidak akan terangkat meski gas sudah dinaikan full.

Akibatnya main jet dalam keadaan tertutup dan mesin malah mati dikala digas.

Solusinya, anda perlu mengubah karet vakum yang terletak dibagian atas karburator.

4. Buѕі lеmаh

Faktor busi juga dapat menjadi hal yang menyebabkan mesin motor mati dikala digas. Busi yang lemah akan menciptakan api busi yang kecil. Hasilnya, mesin akan brebet dan tak jarang mesin malah mati dikala digas.

Untuk menilik busi, ada dua cara yakni dengan menyaksikan ujungnya. Kalau ujung busi telah hitam pekat maka itu menjadi tanda busi perlu diganti, cara yang kedua anda bisa menyaksikan secara pribadi api yang dihasilkan oleh busi sehingga anda bisa tahu secara terperinci apa api busi memang lemah atau masih kuat.

Caranya mampu anda simak diartikel berikut саrа gаmраng сеk арі buѕі mоtоr

Sekian artikel tengang motor mati dikala digas, semoga kian memperbesar pengetahuan kita semua.

Post a Comment for "4 Penyebab Mesin Motor Mati Saat Digas + Solusinya"